GiziKu
Deteksi Cepat, Dukung Kerja Kader, Cegah Stunting Sejak Dini
âĸ ID:
KDR-MELATI-01 | Sandi: posyandu123âĸ ID:
kader | Sandi: kader123
Deteksi Cepat, Cegah Stunting Sejak Dini
Membantu kader melakukan skrining gizi anak 0â5 tahun berstandar WHO secara cepat, konsisten, dan akurat di lapangan.
Skrining Status Gizi
Masukkan hasil penimbangan dan pengukuran panjang/tinggi badan balita.
Riwayat & KMS Digital
Grafik tren pertumbuhan WHO dan tabel data pemeriksaan balita.
| Tanggal | Nama Balita | Usia/JK | BB | TB | Status Gizi | Aksi |
|---|
Asisten GiziKu AI
Konsultasi kader & panduan edukasi orang tua.
Edukasi Gizi & Stunting
Panduan ringkas materi penyuluhan kader untuk keluarga.
MPASI Kaya Protein Hewani
Protein hewani mengandung asam amino esensial lengkap yang dibutuhkan otak dan tulang anak.
- Prioritaskan 1 butir telur sehari, ikan kembung, hati ayam, atau daging.
- Mulai sejak usia 6 bulan, jangan hanya diberi sayur atau karbohidrat saja.
- Tekstur bertahap: halus kental (6-8 bln), cincang (9-11 bln), menu keluarga (12+ bln).
Pola Makan Ibu Hamil & Menyusui
Pencegahan stunting dimulai sejak masa kehamilan dengan menjaga kadar hemoglobin dan asupan nutrisi ibu.
- Minum minimal 90 Tablet Tambah Darah (TTD) selama kehamilan.
- Makan dengan porsi seimbang, penuhi lauk hewani, buah, dan sayur segar.
- Berikan ASI Eksklusif selama 6 bulan pertama tanpa tambahan cairan lain.
Tanda-Tanda Awal Stunting
Stunting tidak terjadi tiba-tiba. Kenali sinyal bahaya sebelum tinggi badan anak tertinggal permanen.
- Weight Faltering: Kenaikan berat badan tidak cukup atau mendatar selama 2 bulan berturut-turut (T pada KMS).
- Anak sering sakit infeksi (batuk pilek lama, diare berulang).
- Tinggi badan tampak lebih pendek dibanding anak seusianya.
1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK)
Fondasi seumur hidup anak dari 270 hari dalam kandungan hingga anak berusia 2 tahun (730 hari).
- 80% perkembangan sel otak manusia terjadi pada periode ini.
- Kerusakan pertumbuhan fisik dan kognitif akibat gizi buruk di 1000 HPK bersifat permanen jika tidak diintervensi dini.
- Jaga sanitasi air bersih dan biasakan cuci tangan pakai sabun (CTPS).